Tips Berkendara Sepeda Motor

Berkendara sepeda motor memiliki resiko tersendiri, apalagi jika kita tidak mampu mengikuti aturan-aturan yang ada – baik tertulis maupun tidak. Tidak hanya demi keselamatan kita, tetapi kita sebagai pengendara sepeda motor juga harus memerhatikan keselamatan orang lain di jalanan. Jalanan ‘kan bukan milik kita sendiri tetapi merupakan ruang milik bersama.

tips berkendara sepeda motor yang amanKejadian-kejadian kecelakaan yang menimpa para pengemudi sepeda motor yang semakin bertambah jumlahnya pun harusnya menjadi perhatian utama bagi kita. Tentu tidak ada seorang pun dari kita yang ingin celaka. Memang terkadang semuanya bisa saja terjadi di luar dugaan meski kita sudah mengikuti peraturan dan tips berkendara sepeda motor yang aman. Namun, kita bisa meminimalisir risiko tersebut, bukan? Logikanya adalah: Mengikuti peraturan dan menerapkan tips berkendara sepeda motor yang baik saja masih bisa celaka, apa lagi tidak sama sekali.

Nah, berikut ini adalah tips berkendara sepeda motor yang baik yang bisa diterapkan oleh para pengemudi di jalanan milik bersama. Tips ini bersumber dari laman Facebook Polda Metro Jaya:

Tips Berkendara Sepeda Motor yang Aman bagi Diri Sendiri & Yang Dibonceng

  1. Pastikan diri sendiri terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan dengan sepeda motor. Salah satunya adalah dengan memastikan kondisi fisik dan jiwa dahulu. Hal ini dilakukan untuk menimalisir diri agar tidak berkonsentrasi ketika di jalan. Belum lagi mengemudi sepeda motor tentu lebih melelahkan ketimbang mengendarai mobil karena butuh energi yang lebih.
  2. Adalah lebih baik untuk mengenakan helm full-face atau helm standar namun harus yang sudah berlogo SNI, tidak hanya untuk si pengemudi tetapi juga yang dibonceng. Jika Anda mengemudi pada siang hari, Anda pun bisa mengenakan kacamata dengan UV protection supaya pandangan mata jelas dan tidak silau.
  3. Kepada yang dibonceng khususnya wanita, akan lebih aman jika dia dibonceng dengan duduk menghadap ke depan daripada duduk menyamping.
  4. Tidak membawa muatan yang tidak sesuai dengan standarnya; misalnya tidak bersepeda motor dengan kondisi penumpang lebih dari 2 orang.

Perhatikan Kondisi Sepeda Motor & Jalanan

  • Sebelum memulai perjalanan, selain memerhatikan kondisi diri sendiri, Anda pun harus memastikan kondisi sepeda motor Anda apakah siap untuk dibawa dalam perjalanan. Kondisi yang harus diperhatikan mencakup mesin, rem, ban, kopling, handle gas, oli, lampu depan, lampu rem, lampu sign, busi, rantai, bahan bakar dan tidak lupa surat-surat seperti SIM dan STNK.
  • Ketika mengendarai sepeda motor di kota maka batasi kecepatan tidak lebih dari 60km/jam. Berjalan lurus jangan zig-zag terutama ketika Anda membonceng lansia dan balita. Selain itu, jangan lupa untuk menyalakan lampu utama dan berkendara di lajur paling kiri bagi sepeda motor.
  • Penting untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada dan etika lalu lintas, karena hal ini ada untuk kepentingan keselamatan bersama.

Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, jangan lupa untuk berdo’a sebelum berkendara. Berdo’a tidak hanya soal keselamatan tetapi bagaimana supaya bisa memiliki penguasaan diri ketika berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *